Jum'at, 17 Januari 2014 , 12:23:00


LEPAS BEBAN: Posisi Ovi saat gantung diri di teralis jendela kamarnya. Belum diketahui pasti pemicu ia nekat mengakhiri hidup.

BALIKPAPAN-Entah apa yang dipikiran Rizqi Ovi Mardani (19) sebelum mengakhiri hidupnya. Mahasiswa semester I, Jurusan Konsentrasi Teknik Industri Sekolah Tinggi Teknologi Minyak dan Gas Bumi (STT Migas) Balikpapan ini nekat gantung diri di indekosnya di Jalan Senayan RT 74, No 54 Kelurahan Karang Rejo, Balikpapan Tengah, Kamis (16/1) siang.

Peristiwa nahas ini diketahui sahabatnya, Fat Sandria (20) sekira pukul 13.45 Wita. Betapa kegetnya ia melihat leher sahabatnya terjerat ikat pinggang berwarna biru yang terikat di bagian atas teralis besi jendela kamar. Fat sendiri berkunjung dengan niat menjengkuk korban yang kabarnya tengah sakit.

“Setelah sampai di rumah kontrakan korban, saksi melihat dan memegang korban dari luar jendela dan ternyata sudah tidak bergerak. Kemudian saksi memanggil keenam temannya yang lain untuk mendobrak pintu kamar tersebut dan menemukan korban telah meninggal dunia,” ujar Kapolsek Utara Kompol Suharno.

Saat ditemukan pertama kali, korban yang tercatat sebagai warga Jalan Antrsit K.140 Bukit Batu, RT 03 Desa Swarga Batu, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) ini mengenakan baju kaos berwarna hijau lumut dan celana panjang jin berwarna biru tua. Sebenarnya, posisi kakinya masih menyentuh lantai. Namun, diperkirakan korban sengaja menekuk kakinya. Itu terlihat jelas saat kedua kakinya menekuk kaku sebelum dievakuasi.

Salah seorang teman indekosnya, Akbar, mengatakan bahwa belakangan ini korban jarang pulang. Terakhir dirinya bertemu pada Rabu (15/1) sore, sehari sebelum kejadian. “Saya kira dia itu jalan lagi, terakhir ketemu kemarin sore, dia sering nginap di rumah temannya,” kata Akbar.

Saat ditanya apakah mengetahui jika korban mempunyai masalah, Akbar mengaku pernah mendengarkan curhatannya. Akbar menyebut kalau korban merasa terbebani dengan kuliah yang dianggapnya terlalu berat. “Dia sih ngomong beban kuliah selama ini,” lanjut Akbar. 

Dari keterangan pemilik rumah yang dijadikan indekos, Salma, bahwa korban baru menghuni indekosnya sekira 3 bulan yang lalu. Polisi juga memperkirakan sementara ini pemicu korban memilih mengakhiri hidupnya lebih cepat karena beban kuliah berdasarkan keterangan sejumlah saksi. Namun, polisi masih melakukan pendalaman.

“Lindah menjulur, air mani keluar, simpul ikat pinggan itu simpul hidup, itu membuktikan bahwa itu ikatan dari korban sendiri bukan orang lain, untuk masalah kaki menyentuh di lantai itu kemungkinan karena korban tidak menemukan tempat yang tinggi dan tetap memaksakan untuk gantung diri di tralis,” tandas Suharno.

Dugaan lain, langkah nekat gantung diri karena perselisihan dengan kekasihnya di Sangatta. Namun, Kapolsek Suharno mengungkapkan tidak ada yang mengarah pada sakit hati dengan kekasihnya. Di Handphone korban juga hanya berisi SMS biasa. Seperti mengingatkan korban agar supaya makan dan minum obat. “Masih kita dalami motifnya gantung diri," terang Suharno.

Beberapa saat polisi datang, ikatan yang menjerat korban langsung dilepas dan dibawa menuju Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) untuk dilakukan visum. Dari kaki hingga leher, warna kulitnya kebiruan, lidahnya juga menjulur. Kendati belum ada hasil visum resmi, polisi yang mendapat informasi dari pemeriksaan luar luar mengisyaratkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban yang disengaja oleh orang lain.(pri)

 
OTHER NEWS
Minggu, 27 Juli 2014 , 13:07:00

Ditinjau Kapolda, Ribuan Pemudik Tertib

BALIKPAPAN- Mendekati hari raya Idul Fitri 1435 H, Kapolda Kaltim Irjen Pol Dicky D Atotoy didampingi Wakapolda Brigjen Pol Toto Adi Kuncoro beserta pejabat utama Pold ...

Minggu, 27 Juli 2014 , 13:05:00

Sapi Mengamuk Serang Warga

BALIKPAPAN-Warga Km 2 Jl Soekarno Hatta, Muara Rapak, geger. Di tengah keramaian warga mempersiapkan lebaran Indul Fitri, seekor sapi betina mengamuk dan menyerang war ...

Minggu, 27 Juli 2014 , 13:04:00

Mobil Box Tabrak Tiang Listrik

BALIKPAPAN- Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di musim mudik lebaran Idul Fitri 1435 H.  Kecelakaan tunggal menimpa mobil box Daihatshu Grand Max bernomor po ...

Sabtu, 26 Juli 2014 , 09:11:00

Mau Lebaran Gadis Gantung Diri

BALIKPAPAN  -  Kejadian menghebohkan sekaligus memilukan terjadi di penghujung bulan suci Ramadan menjelang Idul Fitri 1435 H. Jumat (26/7) malam tadi sekita ...

Sabtu, 26 Juli 2014 , 09:10:00

Baru Berulang Tahun ke-22

SOSOK Mushlihah Nurul terbilang gadis ceria, berpendidikan dan  berwawasan luas.  Hal tersebut tergambar dari akun facebook miliknya. Bahasa status dan komen ...

 
SUPER LIGA
Wajib Latihan 1 Agustus
BALIKPAPAN- Libur Lebaran Idul Fitri 1435 Hijriah sudah diberikan manajemen tim Persiba Balikpapa ...
Other
 
Kaltim
H-3 Idul Fitri, Harga Daging Sapi Melambung
PENAJAM - Memasuki H-3 lebaran Idul Fitri, sejumlah komuditas kebutuhan pokok di Kabupaten Penaja ...
Other
 
Metropolis
BERKUALITAS
BALIKPAPAN: SMP Patra Dharma (PD) yang terletak di Jalan Sekolah Perapatan ini, bisa bersaing den ...
Other
 
Kecamatan
Waspada, DBD Masih Mengancam
BALIKPAPAN - Hingga saat ini, penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) masih mengancam. Untuk menekan ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1