Senin, 29 Oktober 2012 , 09:47:00


TEWAS - Heri Pribadi alias Oneng (28) yang terbujur kaku di RS PKT Bontang.

BONTANG-Terkait kasus pembunuhan yang dialami Heri Pribadi alias Oneng (28), warga Jl Ahmad Yani pada Sabtu (27/10) sekitar pukul 00.30 Wita dinihari lalu. Jajaran Reskrim Polsek Bontang Utara dan Polres harus bekerja ekstra, dalam mengembangkan kasusnya. Hal ini terkait dengan masih buronnya pelaku yang diduga teman korban sendiri.

Kapolres Bontang AKBP Heri Armanto didampingi Kapolsek Bontang Utara AKP Bergas Hartoko tegas mengatakan, kalau anggotanya masih berada di lapangan untuk mencari tahu keberadaan pelaku pembunuhan terhadap Oneng. Sementara pemeriksaan terhadap beberapa saksi juga telah dilakukan. Termasuk Widodo, rekan korban yang sesaat sebelum kejadian bersamanya nongkrong di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Namun, dari pengakuan saksi menyebutkan sama sekali tidak mengenal pelaku. Walau begitu, polisi terus mengembangkan kasus agar tersangka bisa diamankan,” tegas AKP Bergas Hartoko.

Selain itu, AKP Bergas juga menduga usai melakukan aksinya dan mengetahui korbannya tewas, pelaku kemudian bersembunyi di suatu tempat, bahkan bisa jadi keluar kota Bontang. “Ada dugaan pelaku langsung kabur ke luar Bontang,” katanya.

Sementara itu, tewasnya Oneng sontak membuat keluarga, tetangga dan teman-teman kerjanya di RS PKT Bontang terkaget-kaget. Mereka tidak menyangka, lelaki yang selama ini dikenal pendiam, rajin dan sopan dalam segala hal, harus menghembuskan nyawanya dalam kondisi tragis.

“Benar-benar tidak menyangka dia pergi (tewas, red) dalam kondisi seperti itu. Anaknya sangat rajin, sopan dan tergolong anak pendiam,” kata seorang keluarga korban yang enggan disebutkan namanya.

Perasaan kaget juga dialami  Bagus (25), teman akrab korban yang mengaku sempat tidak percaya atas musibah menimpa Oneng. Sakin tidak percayanya atas berita tersebut, Bagus harus berulang kali menghubungi beberapa keluarga dan mengecek langsung jenazah Oneng di rumahnya, sebelum dimakamkan kemarin. “Ternyata dia tewas akibat ditusuk. Saya baru dengar tadi,” ujar Bagus singkat.

Bagus juga membenarkan, kalau Heri merupakan sosok yang ramah, rajin dan baik dalam bekerja. Selama ini, Oneng bekerja di Koperasi Karyawan (Kopkar) RS Pupuk Kaltim di bagian kebersihan lingkungan.  “Orangnya tidak pernah neko-neko dalam bekerja. Di antara karyawan yang lain, menurut saya Heri paling baik. Karena yang bersangkutan tidak cacat hukum dan tidak pernah membuat masalah di kantor,” sambatnya.

Baik keluarga maupun teman-teman korban, berharap kasus pembunuhan ini bisa segera terungkap dan polisi meringkus pelakunya. Selain itu, keluarga korban berharap nantinya pelaku diberikan hukuman setimpal mungkin, karena telah menghilangkan nyawa seseorang.(im/kpnn)

 
OTHER NEWS
Rabu, 16 April 2014 , 08:11:00

Mayat Pemuda Ditemukan di Rawa

TENGGARONG- Senin (14/4) sore, warga di Kilometer (Km) 27 Desa Bakungan Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara (Kukar), mendadak geger. Pasalnya saat itu seorang warga ...

Rabu, 16 April 2014 , 08:10:00

Tersangka Diperkirakan Bertambah

BALIKPAPAN-Tindakan outopsi yang dilakukan oleh pihak Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) terhadap jenazah Muhammad Herman (41) yang tewas akibat dianiaya oleh sej ...

Rabu, 16 April 2014 , 08:08:00

Polsek Utara Bubarkan Belasan Remaja

BALIKPAPAN-Tak hanya Polres Balikpapan yang mendapatkan laporan perkelahian remaja pada Sabtu (12/4) malam lalu di kawasan belakang Pasar Baru, Klandasan Ilir. Laporan ...

Selasa, 15 April 2014 , 09:19:00

Waspada! Jambret Keliaran

BALIKPAPAN–Tingginya angka kriminalitas di Kota Balikpapan, menjadi perhatian khusus bagi aparat kepolisian. Sekarang ini yang lagi ramai kasus penjambretan. Kau ...

Selasa, 15 April 2014 , 09:18:00

Kasasi Ditolak, Mantan Anggota Dewan Sidang Ulang

BONTANG- Upaya kasasi yang dilakukan empat bekas anggota DPRD Bontang yang terjerat korupsi berjemaah gagal. Pasalnya, Mahkamah Agung (MA) telah menolak permohonan kas ...

 
SUPER LIGA
Agresif di Kandang
BALIKPAPAN- Pelatih kepala tim Persiba Balikpapan, Jaya Hartono terpaksa mengubah strategi timnya ...
Other
 
Kaltim
UN Paket C Diikuti 179 Peserta
PENAJAM– Pelaksanaan Ujian Nasional yang diselenggarakan tanggal 14-16 april 2014 tidak han ...
Other
 
Metropolis
TELITI DAN CAPEK
BALIKPAPAN- Penghitungan surat suara dalam rapat pleno di Dapil Balikpapan Selatan (Balsel) dihit ...
Other
 
Kecamatan
Bank Sampah Karang Rejo Dapat Motor
BALIKPAPAN – Program bank sampah yang tengah berjalan di wilayah Kelurahan Karang Rejo, men ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1