Kamis, 04 April 2013 , 09:46:00


PROSTITUSI LIAR : Pol PP mengintip rumah-rumah yang dijadikan tempat prositusi terselubung di eks lokalisasi Manggar Sari. Petugas juga mengamankan cewek seksi yang mangkal di kawasan Markoni.

BALIKPAPAN- Menyikapi banyaknya pengaduan masyarakat terhadap masih maraknya prostitusi liar di eks lokalisasi Manggar Sari, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama anggota TNI dan polisi Sabhara, kembali mengobok-obok kawasan tersebut. Bahkan, operasi pemberantasan prostitusi liar ini dilakukan selama dua hari, Selasa (2/4) malam dan Rabu (3/4) sore.

Operasi kali ini ditujukan merazia wanita tuna susila (WTS) dan pria hidung belang di eks lokalisasi Manggar Sari yang hingga saat ini masih beroperasi. Setelah berkeliling kota Balikpapan merazia PKL bensin dan buah, gabungan Pol PP, TNI dan Polri Sabhara meluncur ke eks lokalisasi Manggar Sari. Namun razia yang digelar Selasa (2/4) pukul 20.00 Wita, tidak membuahkan hasil satu pun, diduga razia tersebut telah bocor sebelumnya.

“Operasi malam kami menyisir PKL buah, PKL bensin eceran dan yang lain yang menurut Perda tidak pas. Dalam razia kali ini kami ada dua tim, yang satu tim kearah Barat di kawasan Kebun Sayur PKL buah kita tertibkan, serta di Karang Anyar PKL bensin kami tertibkan selanjutnya ke Ahmad Yani dan Gunung Malang. Kemudian kita gabung dengan tim yang kedua, mereka meyisir kawasan MT haryono, Ruhuy Rahayu, Sarifuddin Yoes sasarannya sama PKL buah dan bensin eceran.

Setelah kami gabung kita meluncur ke eks lokalisasi Manggar Sari. Kami ngecek ke Manggar Sari ternyata mereka sudah pada bubar. Memang situasi jarak tempuh kita jauh, kita belum sampai infonya sudah nyebar sehingga razia bocor. Tapi intinya target kita ini agar mereka tutup,” ujar Kasatpol PP Freddy Pasaribu didampingi Kasi Ops Subardiyono kepada Balikpapan Pos, kemarin.

Freddy mengatakan ke depan pola razia di eks lokalisasi tersebut akan diubah, karena beberapa kali melakukan razia selalu bocor, kemungkinan pihaknya tidak akan ke TKP, namun para pengunjungnya yang akan diperiksa seperti KTP dan sebagainya. Setelah pulang dari eks lokalisasi Manggar Sari, robongan kembali mengecek di beberapa tempat. Akhirnya rombongan masuk merazia ke salah satu tempat hiburan malam (THM) bernama M Pub yang berada di kawasan Markoni.

Di belakang THM tersebut terdapat gubuk-gubuk kecil yang disinyalir dijadikan tempat prostitusi. Di sana tim gabungan mendapatkan dua orang wanita yang diduga sebagai WTS serta seorang pria. Ketiga warga tersebut langsung diangkut dan dibawa kekantor Satpol PP. Salah satu perempuan yang ditangkap perempuan muda umur 20 tahun berpenampilan seksi.

Dia tak mengantongi KTP, namun mengaku sudah lama tinggal di Balikpapan. Cewek sintal baju merah ini juga mengaku, kedua orangtuanya di Samarinda. Dia juga menyebutkan, tarif melayani pria sebesar Rp300 ribu (short time) dan Rp1 juta untuk semalaman. Semalaman melakukan razia di eks lokalisasi Manggar Sari namun tidak menuai hasil, anggota Satpol PP beserta TNI, Polri Sabhara kembali melakukan razia Rabu (3/4) sore sekitar pukul 15.00 Wita.

Namun seperti yang sudah-sudah razia tersebut kembali bocor. “Saya tidak memungkiri bahwa perjalanan untuk melakukan penertiban ini memang ada hambatan-hambatan, yaitu tadi kecepatan kita di jalan menuju sasaran, tapi lebih cepat dengan alat komunikasi mereka. Tapi ini tidak akan melemahkan petugas, justru kami akan memacu dengan waktu-waktu tertentu nanti kami akan upayakan begitu.

Lokasi itu sudah ditutup, tidak boleh lagi dilakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya prostitusi,” ujar Subardiyono saat memimpin razia, Rabu (3/4) sore kemarin. Subardiyono menambahkan bila nanti ke depan ada yang kedapatan, pihaknya ada tahapan-tahapan yang akan dilakukan salah satunya rumah tersebut akan menjadi catatan yang harus pemilik rumahnya akan dipanggil.

Dari informasi yang diterima, rumah-rumah yang dijadikan sebagai tempat prostitusi tersebut hanyalah rumah sewaan. “Ternyata informasi yang masuk ke kita rumah-rumah tersebut hanyalah sewaan, jadi bukan pemiliknya langsung tapi para penyewa tersebut. Kita akan terus gali informasi-informasi yang masuk ke kita sehingga kita bisa memperkuat dari pada operasi penertiban pada waktu-waktu berikutnya.

Ada tahapan-tahapan yang harus kita lakukan jika nantinya saat razia kedapatan kita, salah satunya rumahnya ini menjadi catatan yang harus kita panggil para pemiliknya,” imbuhnya. Pihak Satpol PP juga mengakui bahwa eks lokalisasi Manggar Sari masih buka. “Sekarang tinggal kita dibantu dengan aparat-aparat lainnya atau SKPD lain untuk sama-sama bagai mana untuk bisa agar lokalisasi ini benar-benar tutup,” imbuh Subardiyono.

Setelah kembali melakukan razia namun tidak membuahkan hasil, tim gabungan melakukan razia KTP di jalan pintu masuk eks lokalisasi Manggar Sari. Razia ini dilakukan untuk menertibkan warga yang bukan tinggal di kawasan eks lokalisasi Manggar Sari.

“Ini adalah trik kita ganda sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui, jadi setelah kita lakukan razia WTS tidak ada, kita lakukan lagi razia KTP di jalanan pintu masuk eks lokalisasi. Apabila KTP yang berdomisili di RT 30, RT 31, RT 29, RT 59, RT 60, kami loloskan karena dia warga di sana. Tetapi jika KTP dari luar, dilarang masuk wilayah eks lokalisasi Manggar Sari,” tutup Subardiyono.(pri)

 
OTHER NEWS
Kamis, 24 Juli 2014 , 11:27:00

Posko Pemadam Dijadikan Arena Judi

BALIKPAPAN-Posko pemadam kebakaran yang seharusnya digunakan sebagai tempat siaga jika sewaktu-waktu terjadinya musibah, eh malah dipakai untuk bermain judi. Perjudian ...

Kamis, 24 Juli 2014 , 11:26:00

Pelanggaran Berat, Sanksinya Dipecat

BALIKPAPAN-Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terpukul dengan ulah oknum pegawainya yang memanfaatkan posko pemadam kebakaran Kebun Sayur sebagai tempat ...

Kamis, 24 Juli 2014 , 11:21:00

Sindikat Curanmor Tertangkap Tangan

BALIKPAPAN-Banyaknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terungkap, tetap tak membuat gentar pelaku curanmor dalam melancarkan aksinya. Baik pelaku yang ...

Kamis, 24 Juli 2014 , 11:16:00

Sebulan Koma, Kasmin Akhirnya Meninggal

BALIKPAPAN-Setelah sempat meregang nyawa satu bulan lamanya, Kasmin-korban pengeroyokan kakak beradik pada 19 Juni silam, akhirnya menghembuskan napas terakhir. Bu ...

Kamis, 24 Juli 2014 , 11:14:00

Kajari Balik Tantang BMPS

BALIKPAPAN-Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Balikpapan, Yohanes Lakburlawal SH menyambut baik langkah Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) yang akan menyeret oknum ...

 
SUPER LIGA
Tambah Jam Terbang
TERNATE- Timnas U-19 akan menututp laga uji coba melawan tim Persiter Ternate U-21 di Stadion Gel ...
Other
 
Kaltim
Baznas PPU Target Rp 1,7 Miliar
PENAJAM- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Penajam Paser Utara (PPU) melakukan penghimpunan zaka ...
Other
 
Metropolis
LANGGAR PERWALI
BALIKPAPAN- Truk kontainer ini beroperasi disiang hari. Padahal sesuai Perwali Nomor 33 Tahun 200 ...
Other
 
Kecamatan
Banyak Ceceran Tanah, Bukti Pengawasan Lemah
BALIKPAPAN - Kota Balikpapan boleh bangga dengan langganan prestasi di bidang kebersihan lingkung ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1