Selasa, 23 April 2013 , 13:31:00


PENYAKIT SOSIAL : Para WTS yang tertangkap di eks lokalisasi Manggar Sari diamankan di Kantor Satpol PP.

BALIKPAPAN-Razia penyakit sosial di eks lokalisasi Manggar Sari Balikpapan Timur, sering bocor sehingga aparat Pol PP tidak mendapatkan apa-apa. Sabtu (20/4) malam, Pol PP dibantu TNI dan Polri kembali mengobok-obok lokalisasi Manggar Sari. “Malam Minggu itu kita lengkap personil dari POM, TNI, Polisi Sabhara. Akhirnya kami berhasil menangkap 7 WTS termasuk muncikarinya,” ujar Kasi Ops Subardiyono Kepada Balikpapan Pos, Senin (22/4) kemarin.

Tujuh WTS tersebut ditangkap saat bersembunyi di dalam rumah yang dijadikan tempat prostitusi. Mereka mengelabui petugas dengan mematikan seluruh lampu di dalam rumah dan mereka bersembunyi di dalam kamar tidur dan kamar mandi. Selanjutnya tujuh WTS tersebut digelandang naik ke atas truk dan dibawa ke kantor Satpol PP untuk dimintai keterangan. “Ada tujuh wanita yang tertangkap pada malam Minggu kemarin, kita bawa dan mereka diintrogasi oleh PPNS.

Kordinator mereka juga datang ke kantor, mereka yang tertangkap ini akan menjalani sidang Rabu (24/4) di kantor satpol PP,” papar Subardiyono. Dari keterangan mucikari yang ikut tertangkap bernama Susi, di eks lokalisasi, dirinya mengontrak rumah dengan harga Rp19 juta per tahun per rumah.

Dia memiliki 3 orang anak buah yang dipekerjakan menjadi WTS. “Dengan kita terus melakukan razia, sesungguhnya muncikari akan rugi karena penghasilan kurang. Kita terus masuk ke sana untuk terus melakukan razia. Seminggu 3 kali itu pasti kita razia, kita juga sudah berkordinasi terus dengan Lurah setempat,” bebernya.

Dari informasi yang diterima Balikpapan Pos, kebanyakan para WTS yang berada di eks lokalisasi Manggar Sari kebanyakan pulang kampung, karena kurangnya tamu dan terus dilakukan razia di sana. “Rata-rata sudah banyak yang lari pulang kampung, karena tidak ada tamu. Tetapi kita tidak akan bosan untuk melakukan razia ke sana,” tegas Subardiyono.(pri)

 
OTHER NEWS
Minggu, 27 Juli 2014 , 13:01:00

Penggali Kubur Ditangkap

BALIKPAPAN–Polisi terus menyelidiki sepak terjang penjahat kambuhan (residivis) kasus curanmor, Anwar alias Toko (19) warga Perumnas 32 Kelurahan Batu Ampar, Bal ...

Minggu, 27 Juli 2014 , 13:00:00

Mushlihah Murni Bunuh Diri

BALIKPAPAN-PenyebabMushlihah Nurul (22), warga Jalan Soekarno Hatta Km  9 RT 08 Nomor 46 Kelurahan Karang Joang, memilih mengakhiri hidupnya dengan cara mengantun ...

Sabtu, 26 Juli 2014 , 09:04:00

Residivis Penjahat Curanmor Diringkus

BALIKPAPAN - Tim Opsnal Polsek Balikpapan Utara, Jumat (25/7) siang kemarin  sekitar pukul 14.30 Wita, meringkus penjahat curanmor yang selama ini meresahkan masy ...

Sabtu, 26 Juli 2014 , 09:01:00

Pedagang Buah Jualan Narkoba

BONTANG  - Polres Bontang sukses membongkar jaringan narkoba, Jumat (25/7) sekira pukul 01.45 Wita kemarin. Lima gram sabu-sabu yang ditaksir bernilai Rp 10 jutaa ...

Sabtu, 26 Juli 2014 , 09:00:00

PKL Musiman akan Ditegur

PEDAGANG buah musiman kembali menjamur di berbagai titik jalan protokol di Kota Tarakan, baik di Jalan Yos Sudarso, Mulawarman dan lainnya. Hal ini tentu menjadi perha ...

 
SUPER LIGA
Wajib Latihan 1 Agustus
BALIKPAPAN- Libur Lebaran Idul Fitri 1435 Hijriah sudah diberikan manajemen tim Persiba Balikpapa ...
Other
 
Kaltim
H-3 Idul Fitri, Harga Daging Sapi Melambung
PENAJAM - Memasuki H-3 lebaran Idul Fitri, sejumlah komuditas kebutuhan pokok di Kabupaten Penaja ...
Other
 
Metropolis
BERKUALITAS
BALIKPAPAN: SMP Patra Dharma (PD) yang terletak di Jalan Sekolah Perapatan ini, bisa bersaing den ...
Other
 
Kecamatan
Waspada, DBD Masih Mengancam
BALIKPAPAN - Hingga saat ini, penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) masih mengancam. Untuk menekan ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1