Jum'at, 10 Mei 2013 , 10:03:00


SAMARINDA- Misteri pembunuhan wanita muda Ratih Pitaloka (18) warga Jl Lambung Mangkurat sudah terkuak. Sejauh ini nama Bahtiar Devi Effendi (24) menjadi tersangka tunggal kasus pembunuhan yang cukup mengheohkan warga Samarinda sepekan terakhir ini. Terkait Bahtiar sendiri, ibu korban, Titin (40) mengaku sama sekali tak pernah mengenal sosok Bahtiar.

Kendati Bahtiar sendiri mengaku sudah menjalin hubungan dengan Ratih selama 8 bulan terakhir. Pasalnya, menurut Titin, Ratih selama ini hanya mengenalkan seorang laki-laki berinisial Ad saja kepada keluarga. Bahkan hubungan antara keduanya juga rencananya akan beranjak ke jenjang pernikahan. "Ratih tak pernah cerita tentang dia dan selama ini kekasihnya hanya Ad karena memang cuma dia yang sering main ke rumah," ungkap Titin.

Soal Ratih sendiri, diakui Titin bahwa memang sejak kecil, Ratoh tak pernah mau menyusahkan orangtua. Setiap ada masalah selalu berupaya dipecahkannya sendiri, tanpa melibatkan orangtuanya. Titin juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pihak kepolisian yang telah bekerja baik dengan cepat meringkus pembunuh anaknya. "Saya ucapkan terima kasih untuk kepolisian," imbuhnya.

Sementara, terpisah, raut wajah menyesal tersirat dari sosok Bahtiar Devi Effendi (24), tersangka pembunuh Ratih. Sejak ditahan oleh kepolisian 3 hari lalu, Bahtiar tampak tak banyak bicara. Dia juga maish terlihat pendiam. Sementara dari isu yang merebak, disebutkan bahwa ada kemungkinan Bahtiar merupakan ayah biologis bayi yang dilahirkan Ratih, 43 hari lalu itu.

Namun dalam sejumlah pengakuannya, office boy di perusahaan tambang asal Sangata, Kutim itu menolak jika dirinya dikaitkan dengan kehadiran bayi yang baru 43 hari yang lalu dilahirkan oleh korban. "Saya pertama kali bertemu dengan korban sekitar delapan bulan lalu di tempat karaoke di Samarinda Seberang. Pada saat itu korban sudah dalam keadaan hamil kok," ujar Bahtiar kepada wartawan.

Selama tiga bulan pertama perkenalan itu, Bahtiar mengaku belum menjalin hubungan asmara dengan korban. Kedekatan antara keduanya pun pertama kali menurut tersangka hanyalah sekedar antara kakak dan adik saja. "Kalau untuk hubungan intim tidak ada," ungkapnya.

Pada malam terjadinya penganiayaan hingga berujung kematian Ratih tersebut, tersangka mengaku emosinya terpancing lantaran terus menerus dimintai uang. Sementara Ratih juga mengancam seandainya tidak diberi akan melaporkan hubungan keduanya kepada istri Bahtiar. "Pada malam itu dia meminta uang dan ketika itu saya tidak memiliki uang," akunya.(jin/agi/kpnn)

 
OTHER NEWS
Kamis, 02 Oktober 2014 , 02:53:00

Penjahat Jambret Mengaku Menyesal

BALIKPAPAN-Ketika beraksi, lagaknya sok jagoan seolah tak terkalahkan. Tetapi ketika di hadapan polisi, dia mengiba minta dikasihani. Itulah watak pelaku kejahatan. Ch ...

Kamis, 02 Oktober 2014 , 02:52:00

Kaca Mobil Dipecah, Rp 35 Juta Raib

TANJUNG REDEB-  Aksi pencurian dengan memecah kaca mobil kembali terjadi di Berau. Kali ini, korbannya Sekretaris Camat Maratua Abdul Jabar (52), warga Kampung Ta ...

Kamis, 02 Oktober 2014 , 02:51:00

Nekat Menambang Akan Dipidanakan

SENDAWAR– Menjelang penertiban dan pengamanan kawasan Hutan Lindung Kelian (eks kawasan konsesi PT Kelian Equatorial Mining/KEM), Kampung Tutung, Kecamatan Lingg ...

Kamis, 02 Oktober 2014 , 02:50:00

Tersangka Korupsi Masih PNS Aktif

TANJUNG SELOR – Meski telah ditetapkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan sebagai tersangka penyelewengan anggaran pengelolaan uang jasa ...

Kamis, 02 Oktober 2014 , 02:49:00

Sakit Hati, Karyawati Sikat Duit Bos

BONTANG - Diduga dilatarbelakangi sakit hati, seorang karyawati toko elektronik yang beralamatkan di Jalan Bhayangkara, Plazza Notebook nekat membawa kabur uang bosnya ...

 
SUPER LIGA
Saatnya Hancurkan Al Qadsia
JAYAPURA- 90 menit untuk mencetak sejarah baru sudah ada di dalam benak anak-anak Persipura, Boaz ...
Other
 
Kaltim
Pancasila Sebagai Sumber Hukum
PENAJAM- Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H Yusran Aspar menjadi inspektur upacara pada Hari Kesa ...
Other
 
Metropolis
Hati-hati, Kendaraan Langsung Ditilang dan Derek
BALIKPAPAN - Ini peringatan keras bagi sopir yang doyan parkir di sembarangan tempat baik di bada ...
Other
 
Kecamatan
Menunggu Perbaikan Jalan Gunung Steling
BALIKPAPAN- Warga Gunung Steling  Kelurahan Gunung Samarinda, Kecamatan Balikpapan Utara&nbs ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1